Kamis, 12 Juli 2018


Bab 8
Perencanaan strategis dan penanggaran
Pengertian Anggaran
Anggaran merupakan rencana keuangan periodik yang disusun berdasarkan program yang telah disahkan dan merupakan rencana tertulis mengenai kegiatan suatu organisasi yang dinyatakan secara kuantitatif dan umumnya dinyatakan dalam satuan moneter untuk jangka waktu tertentu

Karakteristik Anggaran
1.  Anggaran mengestimasi potensi laba satuan bisnis
2.  Anggaran dinyatakan dalam istilah moneter, walaupun jumlah moneter dapat saja ditunjang oleh jumlah non moneter (missalnya, unit yang dijual atau diproduksi).
3.  Mencakup periode satu tahun.
4.  Anggaran merupakan komitmen manajemen; manajer sepakat untuk mengemban tanggung jawab atas pencapaian tujuan yang dianggarkan.
5.  Usulan anggaran ditelaah dan disetujui oleh otoritas yang lebih tinggi ketimbang oleh pihak yang menganggarkan (budgetee).
6.  Begitu disetujui, anggaran hanya dapat diubah dalam kondisi yang ditetapkan
7. Secara berkala, kinerja finansial sesungguhnya dibandingkan dengan anggaran, dan selisihnya dianalisis dan dijelaskan.

Hubungan Anggaran dengan Perencanaan Strategis
1.      Perencanaan strategis dan anggaran menyangkut proses perencanaan.
2.      Perbedaan terletak pada prosesnya, anggaran fokus 1 tahun sedangkan perencanaan strategis diatas 1 tahun biasanya 5 tahun.
3.      Perencanaan strategis difokuskan untuk beberapa kegiatan dan anggaran difokuskan kegiatan 1 tahun.
4.      Perencanaan strategis  mendahului penganggaran dan memberikan kerangka dalam penggunaan anggaran Perencanaan strategis sumber atau kerangka anggaran
5.      Anggaran merupakan satu potongan kerangka strategis organisasi

Perbedaan Anggaran dengan Prediksi
Penganggaran merupakan rencana manajemen dengan suatu asumsi langkah-langkah yang diambil pembuat/penyusun anggaran untuk melaksanakan kegiatan nyata sesuai rencana
Prediksi merupakan suatu perkiraan/peramalan yang mgkin terjadi, tetapi tidak mengandung implikasi pembuat prediksi berupaya untuk mencapainya.

Jenis-Jenis Anggaran
Anggaran Penjualan, Anggaran Produksi, Anggaran Bahan Baku, Anggaran Biaya Tenaga Kerja Langsung, Anggaran Biaya Overhead Pabrik, Anggaran Persediaan, Anggaran Biaya Nonproduksi, Anggaran Program, Anggaran Pertanggungjawaban, Anggaran Pengeluaran Modal, Anggaran Kas, Anggaran Laba Rrugi, Anggaran Neraca, Anggaran Perubahan Posisi Keuangan.

Isi Anggaran
1.      Forecasting budget (anggaran taksiran)
2.      Variabel budget
3.      Analisis statistika dan matematika pembantu
4.      Budget report

Proses Penyusunan Anggaran
  • Mengumpulkan data dan informasi yang diperlukan dalam menyusun anggaran.
  • Pengolahan data dan informasi yang telah dikumpulkan untuk melakukan penaksiran-penaksiran.
  • Menyusun anggaran serta menyajikannya secara sistematis.
  • Pengkoordinasian pelaksanaan anggaran
  • Pengumpulan data dan informasi untuk keperluan pengawasan kerja dengan melakukan penilaian.
  • Pengolahan dan penganalisaan data untuk menghasilkan kesimpulan terhadap kegiatan kerja yang telah dilaksanakan serta menyusun kebijakan-kebijakan sebagai tindak lanjut dari kesimpulan yang telah di ambil.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar